Yuk Kenali Anak Alergi Susu

Susu menjadi salah satu nutrisi yang paling sering diberikan orang tua kepada anaknya. Akan tetapi sebenarnya memang anak membutuhkan susu. Nutrisi terbaik yang harus diberikan oleh orang tua adalah nutrisi yang terkandung di dalam asi. Pemberian asi selama full 2 tahun membuat anak lebih sehat. Namun pada kasus tertentu, orang tua tidak bisa memberikan nutrisi dari asi. Akibatnya anak diberikan susu selain asi. Akan tetapi ada beberapa kondisi ternyata anak alergi susu yang harus disikapi dengan bijaksana oleh orang tuanya. Jadi meskipun manfaat susu cukup besar untuk anak, akan tetapi jika ternyata anak menderita alergi terhadap susu, maka pemberian susu harus segera dihentikan.

Seringnya orang tua tidak mengetahui bahwa anaknya menderita alergi. Padahal jika tidak diberikan penanganan secar serius anak alergi susu justru berbahaya. Padahal ada beberapa tanda yang bisa menjadi penanda terjadinya alergi. Berikut kurang lebih tanda umumnya:

  • Tanda yang paling menonjol adalah tanda pada sistem pencernaan. Gangguan sistem pencernaan ini menjadi yang paling sering muncul ketika anak menderita alergi terhadap susu. Akan tetapi orang tua sering sekali salah kaprah juga perihal gangguan pencernaan. Beberapa orang tua yang memiliki pengetahuan yang kurang lengkap cenderung mengira bahwa gangguan pencernaan biasa saja. Padahal gangguan pencernaan tersebut bisa saja disebabkan oleh susu yang dikonsumsinya. Sebenarnya orang tua perlu jeli melihat perbedaan apakah gangguan pencernaan tersebut biasa saja atau karena alergi. Orang tua perlu melihat munculnya gangguan pencernaan seperti diare muncul setelah konsumsi susu atau yang lainnya.
  • Batuk pilek dan sesak nafas. Gangguan ini sebenarnya tergolong cukup berbahaya. Sebab jika bayi mengalami gangguan pernafasan seperti batuk, pilek dan sesak nafas memang akan membuat bayi lebih rewel. Gejala ini juga dianggap remeh oleh orang tua yang tidak memiliki pengetahuan cukup soal alergi pada anak. Bahkan jika informasi yang diberikan orang tua kurang lengkap menyebabkan dokter juga salah dalam memberikan diagnosa. Jadi hampir sama dengan yang pertama, orang tua harus menandai kapan mulai terjadinya batuk pilek dan sesak nafas terjadi. Apabila terlalu sering dan setelah pemberian susu, maka bisa dipastikan si kecil alergi susu.
  • Ciri berikutnya dari anak alergi susu adalah munculnya gatal disertai ruam pada kulit. Tidak jarang disetai juga dengan bengkak pada mata. Jika ini yang terjadi maka bisa dipastikan bahwa anak menderita alergi. Gejala alergi ini sebenarnya yang paling banyak muncul pada beberapa type alergi lainnya. Bukan hanya alergi terhadap susu saja, akan tetapi jenis alergi terhadap makanan lainnya juga menimbulkan reaksi ini. Sehingga demi memastikan bahwa anak anda menderita alergi terhadap protein susu adalah dengan melakukan pengecekan mendalam. Ter khusus ini akan memberikan penjelasan yang masuk akal dan juga lengkap tentang zat apakah yang menyebabkan reaksi gatal dan ruam kulit pada anak.
  • Ciri selanjutnya meliputi anafilaksis. Anafilaksis ini termasuk tanda yang paling parah. Bahkan tidak jarang dapat menyebabkan kematian pada penderitanya jika tidak ditangani. Anafilaksis muncul dengan adanya sesak nafas yang berlebihan. Gangguan pernafasan yang parah akan dialami oleh anak yang mengalami alergi susu yang terlalu parah. Penanganan medis sangat diperlukan untuk membuat reaksi ini berkurang. Apabila tidak segera ditangani, maka gejala ini dapat menyebabkan kematian pada anak. Tentu anda sama sekali tidak ingin hal ini terjadi bukan? Jadi jika si kecil sudah mulai mengalami gangguan pernafasan, sebaiknya anda sebagai orang tua harus tanggap penyebab dari gangguan pernafasan tersebut. Apakah hanya karena infeksi biasa, asma atau karena alergi susu. Pengobatan dan perawatan medis mutlak diperlukan untuk type tanda yang seperti ini. Jadi sebagai orang tua, harus perduli terhadap kejadian sesak nafas yang menyebabkan anak kesulitan bernafas dengan cukup parah.

Gejala anak alergi susu memang sebenarnya tidak bisa dibedakan dengan gejala penyakit lainnya. Akan tetapi sebenarnya jika orang tua jeli kapankah terjadinya reaksi atau tanda tersebut maka penanganan terhadap alergi susu bisa dilakukan dengan segera dan efektif.  Minimal orang tua yang bijaksana juga akan mengetahui apakah termasuk alergi atau hanya mengalami intoleransi laktosa. Intoleransi laktosa berbeda dengan alergi. Akan tetapi gejalanya hampir sama. Penanganan alergi yang tidak dilakukan dengan segera memang berpotensi menyebabkan kematian yang tragis pada anak. Namun akan lebih baik jika anda sudah mengetahui bahwa adanya alergi susu pada tubuh anak, sebaiknya memang tidak memaksakan diri untuk memberikan susu pada anak. Sebab ternyata memang tidak semua anak bisa menerima kandungan nutrisi pada susu yang dianggap dibutuhkan terutama kandungan kalsium pada susu yang sangat tinggi dan juga protein yang tinggi.

Leave a Comment